Skip to content

Padi – Patah


langit sepi seperti pasir di pantai
tersapu gelombang pasang …
meski harus hilang terpecah karang meninggalkan karam abadi
ada tersimpan rasa perih mendera
mengingat engkau disaat itu
masih tentang cerita engkau dan dia yg tak prnh terukir hilang

kau bawa aku renungi apa yang terjadi
kau bawa aku resapi semua tangismu itu
() memelukmu ku ingin menyentuhmu ku ingin
dan mengucapkan sepatah kata …

lalu air mata masih tercurah memandu cerita itu
jiwamu tak mampu menahan semua ketidakberdayaan ini
kau patahkan semua cerita hidupmu
kau remukkan harapan yang tumbuh dihati ()

Advertisements

Padi – Rapuh

kularut luruh dlm kheningan htimu
jatuh bersama derasnya tetes airmata
kau benamkan wajahmu yg berteduhkn duka
melabuhkn kpdihn ddlm jiwamu

(dan) tak pernah terpikirkan olehku
utk tngglkn engkau seperti ini
tak terbayangkan jika kuberanjak pergi
betapa hancur dan harunya hidupmu

sebenarnya kutak ingin berada disini
ditempat jauh yang sepi memisahkan kita
kuberharap semuanya pasti akan berbeda
meski tak mungkin menumbuhkan jiwa itu lagi ()

aku tak mengerti
apa yang mungkin terjadi
sepenuh hatiku
aku tak mengerti

and rain begin so

Padi – Seandainya Bisa Memilih

dari jauh lubuk hatiku
jiwaku resah mencari alur
apa yang sedang kurasakan ini
terguncang aku mengingat engkau

seandainya aku masih bisa memilih
akan kupilih engkau sebagai kekasih sejatiku
betapa semua harapan hanya untukmu
akan kupahat namamu dalam pusara hatiku

karena rahasia terbesar hidupku
yg takkan mgkn aku ungkapkan
kusimpan erat perasaanku
meski akan menanti

Padi – Semua Tak Sama

dalam benakku lama tertahan sejuta bayangan dirimu
redup terasa cahaya hati
mengingat apa yang tlah kau berikan

waktu berjalan lambat mengiring
dalam titian takdir hidupku
cukup sudah aku tertahan
dalam persimpangan masa silamku

kucoba tuk melawan getir yang terus kukejar
mereasp kedalam relung sukma ku
kucoba tuk singkirkan aroma nafas tubuhmu
memgalir mengisi laju darahku

semua tak sama tak pernah sama
apa yang kusentuh apa yang kukecup
sehangat pelukmu selembut belaimu
tak ada satupun yang mampu menjadi sepertimu

apalah arti hidupku ini
memapahku dalam ketiadaan
segalanya luluh lemah tak betumpuh
hanya bersandar pd dirimu
kutak bisa sungguh tak bisa
mengganti dirimu dgn dirinya

Padi – Kemana Angin Berhembus

kemanapun angin berhembus menuntun langkahku
memahat takdir hidupku disini
masih tertinggal wangi yang sempat engkau titipkan
mengharumi kisah hidupku kini

meski ku terbang jauh melintasi sang waktu
kemanapun angin berhembus aku pasti akan kembali

kulukiskan indah wajahmu dihamparan awan
biar tak jemu kupandangi selalu
kubiarkan semua cintamu membius jiwaku
yang memaksaku merindukan dirimu

meski langit memikatku dengan selintas senyum
aku takkan tergoyahkan
aku pasti akan kembali

Padi – Kasih Tak Sampai

indah terasa indah bila kita terbuai dalam alunan cinta
sedapat mgkn tercptkn rasa keinginan saling memiliki
namun bila itu semua dapat terwujud dalam satu ikatan cinta
tak semudah seperti yg pernah terbayang
menuturkan perasaan kita
tetaplah menjadi bintg dilangit agar cnt kita akn abadi
biarlah sinrmu ttp menyinari alam ini
agar mjd saksi cinta kita berdua

sudah lama sudah
ini semua harus berakhir mungkin inilah jalan yg terbaik
dan kita mesti relakan knyataan ini
tetaplah menjadi bintang dilangit agar cinta kita akan abadi
biarlah sinarmu tetap menyinari alam ini
agar menjadi saksi cinta kita berdua

Padi – Bayangkanlah

bayangkanlah bila aku tak lagi menjadi kekasihmu
bayangkanlah bila bumi tak mampu lagi berputar
bayangkanlah bila aku terpisah jauh dari mu
bayangkanlah bila mentari tak mampu lagi menyinari dunia

dengarlah duhai kekasih
hidup tak selamanya indah
renungkan wahai sahabat
hadapilah semua yang kan terjadi

bayangkanlah bila aku tak setia lagi kepadamu
bayangkanlah bila mata tak mampu lagi melihat
bayangkanlah bila aku terpikat hati yang lain
bayangkanlah bila cinta tak mampu lagi mendamaikan dunia